PENGGUNAAN RECLOSER DALAM MENGAMANKAN GANGGUAN HUBUNG SINGKAT DI SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH

 

I. Pendahuluan

Pendistribusian tenaga listrik ke konsumen biasanya sering terdapat gangguan-gangguan pada system tenaga listrik antara lain disebabkan oleh gangguan hubung singkat. Gangguan hubung singkat di saluran udara tegangan menengah yang terbanyak merupakan gangguan satu fasa ke tanah yang sipatnya temporer. Dalam hal ini dikarenakan sering terjadi gangguan di saluran udara tegangan menengah, oleh karena itu PT.PLN menggunakan pengaman arus lebih pada system distribusi di sisi tegangan menengah yaitu dengan menggunakan recloser yang diletakan di wilayah rawan terjadi gangguan .

II. Landasan teori

2.1.Umum Sistem tenaga listrik

Umum Sistem tenaga listrik adalah semua intalasi dan peralatan yang disediakan untuk tujuan penyaluran dan pendistribusian tenaga listrik, dengan demikian system distribusi termasuk salah satu system tenaga listrik. Sedangkan pengertian dari distribusi listrik adalah semua bagian dari system tenaga listrik yang terletak antara sumber tenaga listrik dengan konsumen.

2.2. Sistem tegangan menengah

Saluran tegangan menengah yaitu saluran yang aman dari sisi skunder trafo tenaga pada gardu induk sampai sisi primer trafo pada gardu distribusi. Tegangan nominal yang dipakai umumnya 6,7,12,20 KV yanhg digunakan oleh PLN ialah tegangan 20KV. Hantaran yang digunakan pada jaringan tegangan menengah dapat dibagi 2 macamyaitu : • Jaringan hantaran udara yang dapat menggunakn kawat terbuka atau kabel udara ( SUTM ). • Jaringan hantaran bawah tanah yang menggunakan kabel yang biasa disebut saluran kabel tegangan menengah ( SKTM ).

2.3. Gangguan pada jaringan tegangan menengah

Gangguan pada jaringan tegangan menengah dapat dibagi dua :

1. Gangguan dari dalam ; tegangan lebih dan arus lebih.

2. Gangguan dari luar ; pemasangan tidak baik. – Gangguan dari luar : Saluran kabel tegangan menengah (SKTM) – Gangguan mekanis karena pekerjaan galian saluran lain – Kendaraan yang lewat di atasnya – Deformasi tanah Saluran udara tegangan menengah (SUTM) – Angin – Kegagalan atau kerusakan peralatan pada saluran – Cuaca – Benda lain seperti benang laying-layang

2.4. Pengertian Recloser

Recloser Suatu alat otomatis yang mempunyai kemampuan sebagai pemutus arus bila terjadi gangguan hubung singkat yang dilengkapi dengan alat pengindera arus gangguan dan merupakan peralatan pengatur kerja yang dilakukan apabila itu bersifat temporer. Prinsip kerja: Cara kerja recloser ini tidak banyak berbeda misalnya dalam mendeteksi gangguan keduanya mengguankan sensing trafoarus pada pengaturan elektonik.

III. Kesimpulan

1. Berdasarkan perhitungan, apabila terjadi gangguan hubung singkat satu fasa degan tanah dengan jarak lokasi gangguan 50% dari gardu induk atau berada ditengah penyulangadalah 253.42 A

2. Sedangkan berdasarkan data gangguan dari panel box control recloser telah terjadi gangguan hubung singkat satu fasa dengan tanah di fasa R sebesar 326A dimana letak gangguan berada di tengah penyulang. Daftar pustaka 1. Pribadi Kadarisman dan Wahyudi Saimun, Koordinat OCR &GFR 2. Hasan Basri, Sistem Distribusi Tenaga Listrik

3. Djiteng Marsudi, Operasi system Tenaga Listrik

4. McGraw-Edison Power Sistem Division, Distribusi System Proteksi Manual

5. Perpustakaan LMK-PLN, Sistem Pemutus PMT Otomatis Pada Jaringan Tegangan Menengah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s